PUBLIKASI HASIL ANALISIS DATA PENGUKURAN STUNTING KELURAHAN TANJUNG SARI KOTA BATAM

Kelurahan Tanjung Sari  ditetapkan sebagai salah satu lokus stunting pada tahun 2021 berdasarkan Surat Keputusan Walikota Batam  KPTS 163/HK/III/2021 sebagai tindak lanjut dari hasil Rembug Sunting  pada tanggal 12 April 2021.

Dari Pemantauan Status gizi Kota Batam  Tahun 2021 diketahui prevalensi stunting Kelurahan Tanjung sari sebesar 1,19%  atau 3 anak,  terjadi penurunan dibanding dengan tahun 2020 sebesar 16.25%  dengan jumlah anak stunting 19 anak, sedangkan dari grafik terlihat terjadi penurunan bermakna persentase balita stunting di Kelurahan Tanjung Sari. Hal ini menunjukkan bahwa konvergensi program/intervensi dalam upaya percepatan pencegahan stunting telah mampu menurunkan persentase angka stunting di Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Belakang Padang. Walaupun pandemi Covid 19 belum usai namun upaya pemantauan kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan perkembangan Balita terutama pada  1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) tetap dilakukan melalui peningkatan kerjasama kader Posyandu saling berbagi informasi serta kunjungan rumah.

A. Faktor Determinan yang Berpemgaruh

determinan penurunan stunting yang perlu mendapatkan perhatian di Kelurahan Tanjung Sari diantaranya adalah: Cakupan ibu hamil KEK yang mendapat PMT pemulihan, Cakupan rumah tangga yang menggunakan sumber air minum layak,. Cakupan remaja putri mendapatkan TTD, Cakupan kelas ibu hamil   ( Ibu mengikuti konseling gizi , Tablet tambah  darah dan Kesehatan )

B.Perilaku Kunci Rumah Tangga 1000 HPK Yang masih Bermasalah

1000 HPK merupakan masa kritis bagi seorang anak dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Kekurangan gizi pada masa ini akan berakibat anak mengalami masalah kesehatan yang serius, diantaranya adalah stunting. Konsumsi makanan, pola asuh dan perilaku hidup sehat juga turut mempengaruhi kesehatan dan stutus gizi anak,Pemeriksaan rutin  Ibu Hamil KEK adalah perilaku positf yang perlu ditingkatkan.

C.Kelompok Sasaran Beresiko : Remaja Putri, Calon Pengantin, Wanita Usia Subur, Ibu Hamil, Bayi Baru Lahir tidak mendapat IMD dan ASI, serta Bayi dan Balita