Tim Kemenkes RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Kota Batam
Humas Dinkes – Dalam rangka menjaga mutu pelaksanaan dan memastikan keberlanjutan Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di Kota Batam, Tim Pemantau Pusat dari Komite Internsip Dokter Indonesia (KIKI) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) secara langsung di Kota Batam pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan monev ini berfokus pada peninjauan lapangan di dua wahana strategis yang menjadi tempat penugasan para dokter peserta magang (internship) di Kota Batam, yaitu UPT Puskesmas Tanjung Buntung dan Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubuk Baja.
Hadir langsung sebagai tim evaluator dari Kelompok Kerja PIDI – KIKI Pusat yaitu dr. Umatul Khoiriyah serta dari Sekretariat KIKI Pusat – Kemenkes RI Ibu Kanditha Angesti. Kehadiran tim pusat ini bertujuan untuk melihat secara riil proses pendampingan, ketersediaan fasilitas, kesesuaian pelaksanaan, pemenuhan target kompetensi peserta PIDI serta berdialog langsung dengan peserta dan pendamping terkait kendala pelaksanaan PIDI di Kota Batam. Selain dari perwakilan pemerintah pusat, kegiatan monitoring ini juga dihadiri dan didampingi secara langsung oleh perwakilan dari KIKI Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, dari Dinas Kesehatan Kota Batam.
Kunjungan pertama diawali di UPT Puskesmas Tanjung Buntung sebagai representasi wahana pelayanan kesehatan primer. Di lokasi ini, KIKI pusat melakukan evaluasi pelaksanaan PIDI dan berdialog langsung dengan peserta, pendamping, KIKI provinsi dan Dinkes Batam mengenai hal-hal yang bisa dioptimalkan untuk meningkatkan mutu pelaksanaan PIDI di Kota Batam. Selanjutnya, tim bertolak menuju RS Santa Elisabeth Lubuk Baja untuk mengevaluasi pelaksanaan PIDI di faskes tingkat lanjutan. Evaluasi di faskes lanjutan mencakup diskusi mendalam bersama jajaran manajemen rumah sakit dan dokter pendamping, peninjauan sarana prasarana, serta pemenuhan hak-hak administratif dan keselamatan para peserta selama bertugas.
Dari hasil peninjauan, tim KIKI Pusat memberikan apresiasi atas komitmen Dinkes Kota Batam serta seluruh jajaran pimpinan wahana dalam mendukung kelancaran program ini. Koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan puskesmas dinilai menjadi kunci sukses berjalannya adaptasi profesi dokter baru secara optimal. Melalui kegiatan monev berkala ini, diharapkan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan Kota Batam semakin meningkat, sekaligus mampu mencetak generasi dokter yang mandiri, kompeten, dan siap mengabdi demi kesehatan masyarakat Indonesia.
berita : drg. Andhita
design & rilis : feiby edwardi
